Posted by: arfebrina | May 31, 2013

Disturbing Experience Series : A Melody of Spit

Hai, temans!

Kita bertemu lagi dalam cerita-cerita yang mengganggu imajinasi, Disturbing Experience Series! Seperti biasa, saya akan berbagi pengalaman saya saat bertemu hal-hal aneh yang saya temukan ketika berpetualang di China. Sebenarnya cerita kali ini lebih merupakan tentang budaya mereka yang tampaknya sulit dihilangkan. Dan, saya menemukan hal ini hampir di setiap pelosok China, bahkan di kota besar seperti Beijing atau Shanghai sekalipun.

Yang akan saya ceritakan kali ini terjadi di Beijing, di kota lain ada sih, tapi enggak seabsurd yang terjadi di Beijing ini.

Jadi ceritanya saya dan teman-teman sedang dalam perjalanan menuju subway. Kala itu memang perjalanan ke stasiun subway agak jauh, sih. Nah, dari awal perjalanan kita ada seorang bapak-bapak gendut yang usia-nya kira-kira akhir 30-an lah. Awalnya saya dan teman-teman berjalan seperti biasa, ketawa-ketawa dan nyanyi-nyanyi gak jelas. Namun, suara tawa dan nyanyian kami tiba-tiba terusik oleh suara yang sangat mengganggu.

“Krrrrgggghhh…”

Kami menoleh ke belakang, terlihat bapak gendut itu sedang menengadahkan kepalanya ke atas.

“Krrrgggghhh…. krrrrggghhh…”

Si bapak gendut mulai menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Krrrgggghhh… krrrrggghhh… krrrggghhh…”

Mata kami mulai terbelalak ketika si bapak gendut itu terlihat seperti tersedak.

Dan…

“Kkkkrrrggggghhhhh…. cyyyyuuuuuhhhh…!!”

Sebuah gumpalan ludah besar meluncur dari mulutnya dan terhempas di trotoar dengan suara bergemericik.

Kami langsung pucat pasi, terdiam hingga bapak gendut itu berjalan melewati kami.

Di depan kami ia mengulangi aksinya, “Krrrrrggghhhhh, krrrgghh, cyuuuuuhhh..!!”

Terdapat sebuah genangan air sebesar pantulan bola tenis di depan kami… Sesuatu yang kami sesali sesudahnya karena kami terlalu kurang kerjaan sampai-sampai niat melihat apa yang diludahkan si bapak gendut itu.

Setelah itu, perjalanan kami ke stasiun subway diwarnai dengan langkah hati-hati… kami takut kena ranjau dari si bapak gendut.

Hati-hati akan Ranjau,

Febi, yang masih berusaha melupakan melodi paling tak indah itu.


Responses

  1. Mbak, mau tanya, kalau cara terbaik untuk beli tiket kereta dari Beijing ke kota sekitar sebelum kita sampai disana bagaimana kah ? Apakah ada teman yg bisa kami bisa mintakan tolong untuk membelikan , atau ada website travel biro terpercaya ? Thanks ya utk infonya…

    • Hai Mbak Riri,

      Maaf lama balasnya.
      Tiket kereta ke luar kota Beijing baru bisa dibeli minimal seminggu sebelumnya.
      Sayangnya teman-teman saya di Beijing sudah kembali ke Indonesia dan tidak ada biro travel yang bisa dipercaya di Beijing.
      (Saya sudah beberapa kali dibohongi biro travel lokal -____-)

      Maaf ya kali ini tak bisa membantu

      Terima Kasih sudah berkunjung


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: