Posted by: arfebrina | April 23, 2012

The Jambans Story in the Country of Curtain Bamboo

WARNING:

Yang akan anda baca ini akan menimbulkan imaginasi yang tidak begitu indah.

Tanggung sendiri resiko anda.

Saya pernah tinggal di negara-tirai-bambu selama 2 tahun dan saya sudah membagi beberapa pengalaman saya selama tinggal di sana di dalam blog ini. Mulai dari tempat belanja sampe kereta derita. Nah, kali ini sayah akan membagi kepada anda semua tentang berbagai macam jambans yang saya jumpai selama berada di sana.

Note: dikarenakan terlalu vulgar maka tidak ada foto-fotonya.Silahkan imajinasikan sendiri.

Keterangan TINJA (Tingkat Ancaman Jamban):

A+: Kabur, jauhi dan sebisa mungkin jangan digunakan!!!

A: Lebih baik tahan kebelet anda

B: Masih bisa digunakan dengan meringis jijik

C: Bisa digunakan dengan persiapan yang baik.

D: Aman

E: Aman Tentram Sentosa

Let’s the list begins:

1. Toilet Normal

Tingkat Ancaman: C

Di sana, toilet normal adalah toilet yang setidaknya masih bisa dipakai meskipun berbau tidak sedap. Toilet di kampus-kampus, mall-mall dan tempat wisata di negara tirai bamboo umumnya seperti ini. Pintu-nya full ketutup, WC jongkok, bisa di-flash dan berbau tidak sedap adalah ciri-ciri jambans yang satu ini. Oia, mereka biasanya tidak menyediakan tisu di dalam biliknya, tissue bisa diambil di luar sebelum masuk ke toilet.

2. Toilet Setengah Pintu

Tingkat Ancaman: C

Yaps, anda tidak salah baca, toilet jenis ini pintunya hanya setengah. Jadi, kepala anda masih bisa menjulur ke luar dan bercengkrama dengan teman anda. Toilet jenis ini saya temui di Tian Yi Market yang ada di ibu kota negara ini.

3. Toilet Tanpa Pintu

Tingkat Ancaman: B

Saya pertama kali melihat toilet seperti ini ini di Wudaokou Fuzhuang Shichang. Bener-bener tanpa pintu!!! Jadi semua orang bisa ngeliat apa yang sedang anda lakukan di dalam bilik tanpa pintu itu!! Termasuk ketika anda membuang air yang besar!! Parahnya lagi, di tempat ini bilik toilet-nya langsung menghadap kaca!!! Kebayang dunk pas kita lagi ngerapihin make-up ato rapihin rambut kita bisa melihat… ah, sudahlah… silahkan dibayangkan sendiri.

Di kampus saya juga ditemukan seperti ini, lebih parahnya lagi itu adalah tempat mandi di swimming gym. Kalau biasanya tempat mandi / tempat bilas di Indonesia ditutupi pintu atau curtain, di tempat ini enggak ada yang ditutup-tutupi! Bahkan di sini gak ada ruang ganti pribadi, yang ada hanya tempat ganti beramai-ramai!! Untuk saya, berenang di tempat ini cukup sekali sajaaaa…

Apakah anda berpikir kondisi-kondisi toilet di atas sudah cukup mengerikan? Menyeramkan? Pikir lagi.. Karena di postingan kedua anda akan mendapatkan list yang lebih membuat anda bergidik…

Sekarang… bersambung dulu yaaa…

May the Force Be with You

Febi


Responses

  1. gimana kalo toilet disamping kolam renang, e’eknya mengalir kesono?

    lebih yuckz lagi kan..lol

    • Surprisingly untuk kolam renang dijaga banget kebersihannya. Sebelum masuk kita harus shower pake air panas dulu, terus juga harus pakai topi renang.
      Cuma kamar mandi / kamar bilasnya enggak ada pintu / curtainnya. -____-

  2. […] adalah salah satu pengalaman ‘disturbing’ yang pernah saya alami. Kind a like my posts about the toilet type at that country. Dan, sebagai peringatan, lebih baik anda tidak membaca postingan ini ketika anda […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: