Posted by: arfebrina | May 15, 2013

Disturbing Experience Series: Hati-hati Dengan Keti

HeiHo!!

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya yang tidak mengenakkan ketika menghabiskan musim panas di Beijing!

Di postingan saya mengenai musim panas di Beijing, sebenarnya hal ini sudah saya singgung. Tapi, kali ini saya akan menceritakan pengalaman tidak mengenakkan yang saya dan teman saya alami berkaitan dengan hal itu.

Jika kalian mengunjungi Beijing (atau mungkin kota lain di China) pada musim panas sekitar bulan Juni – Agustus, kalian akan menemui banyak cewek setempat dengan tank top, tube top, baju tanpa lengan atau bahasa nineties-nya sih baju yukensi. Hehehe…

Untuk sebagian orang, mungkin ini adalah pemandangan menarik. Tapi, lain halnya ketika kalian melihat mereka melambaikan tangan atau mengangkat tangan di angkutan umum. Yang pasti kalian akan tersentak dengan apa yang kalian akan temukan di bawah ketiak itu.

Yaps, kebanyakkan cewek di China tidak mencukur bulu ketiak mereka. Alasannya simple (atau bizarre), yaitu jika bulu ketiak tidak dicukur maka artinya cewek itu adalah gadis baik-baik. Entah mereka dapet darimana logika kayak gitu, yang menurut saya sama sekali tidak masuk diakal. Apakah itu berarti makin lebat bulunya maka gadis itu makin baik-baik? Okey, baiklah tidak usah dibayangkan.

Jadi ceritanya saya dan teman saya habis pulang belanja di daerah XiDan dan kita menaiki bis yang cukup penuh sehingga kami harus berdiri. Masalah bermula ketika seorang cewek berkacamata dengan baju yukensi masuk dan berdiri di sebelah teman saya. Pertamanya ni cewek berkacamata hanya berpegangan ke kursi, tapi seiring perjalanan ia mulai mengangkat tangannya. Meskipun sudah terbiasa, mata saya dan teman saya tetap terbelalak melihat hutan semak belukar di bawah ketiak cewek itu. Dan, apakah saya sudah bilang saat itu musim panas? Yah, melihat keringat di leher cewek itu, enggak salah kalau teman saya dan saya berspekulasi macam-macam.

Teman saya meringis geli dan bibirnya mengkerut. Ia lalu berbalik ke arah saya agar tidak usah melihat pemandangan penuh duri dan belukar itu. Tetapi, horror justru dimulai tepat setelah ia berbalik ke arah saya. Bis tiba-tiba mengerem, membuat hentakan dan, yang lebih parah, membuat ketek cewek itu menempel di rambut teman saya!

Horor tingkat tinggi! Saya hanya bisa terpekik tertahan…

Dan, itu tidak hanya sekali.

Well, double horror…

Teman saya hanya meringis dan rasanya ingin cepat-cepat pulang untuk mandi kembang tujuh rupa.

Saya hanya bilang dia mesti bersyukur karena beberapa detik sebelum kejadian itu dia memutuskan menghadap ke arah saya. Setidaknya bukan wajahnya yang tertusuk semak belukar.

Waspadalah! Keti datang ketika musim panas!

Febi

Posted by: arfebrina | May 1, 2013

Disturbing Experience Series: Pants Hole

Oh, seperti judulnya, pengalaman yang akan saya share kali ini adalah salah satu pengalaman ‘disturbing’ yang pernah saya alami. Kind a like my posts about the toilet type at that country. Dan, sebagai peringatan, lebih baik anda tidak membaca postingan ini ketika anda sedang makan.

Well, it is understandable that every country has their unique and different experience. Seperti yang saya alami di negara tirai bamboo dengan penduduk paling padat sedunia itu. Sebenarnya, mungkin sudah jadi rahasia umum bahwa penduduk negara ini punya kebiasaan yang agak jorok. Yah, setidaknya itu menurut saya. Tapi, kalau sampai melakukan hal ini di food court, saya rasa sudah agak kelewatan.

Jadi ceritanya, saya dan mama saya, yang saat itu sedang berkunjung ke ibu kota negara ini, pergi berbelanja ke sebuah pusat perbelanjaan barang counterfeit. Merasa lelah, kami berdua memutuskan untuk makan di food court yang terletak di lantai paling atas pusat perbelanjaan ini. Semuanya berjalan seperti biasa makan di food court, pilih makanan, pilih meja, makanan datang dan kita mulai makan. Sampai akhirnya tiba-tiba ada suara tangisan anak kecil yang kebetulan duduk di depan kami bersama keluarganya. Di sinilah horror dimulai

Pertamanya sih kita tidak mempedulikan dan terus makan, tetapi anak kecil itu mulai melakukan gerakan-gerakan yang tidak mengenakkan di mata. Kami mulai terkejut ketika kami melihat anak itu dari belakang dan celananya bolong tepat di bagian pantat!! Memang di negara ini sudah umum kalau anak-anak memakai celana dengan bagian pantat yang bolong. Setelah diselidiki, memang itu ditujukan untuk memudahkan anak-anak itu untuk buang air (dan, juga menghemat uang pampers / popok saya rasa). Tetapi, jika ditelaah lebih lanjut, saking mudahnya, anak-anak itu juga berarti bisa buang air di mana saja. Termasuk, buang air besar.

Yah, sebenarnya bagian bolong di pantat tidak terlalu mengganggu saya dan mama saya, lagipula itu hanya pantat anak kecil. Tetapi, ketika anak kecil itu mulai berjongkok, mata saya mulai terbelalak dan mama saya diam membisu. Kami berdua seolah-olah sedang menunggu bagian paling klimaks dari suatu film. Kejadian berikutnya terlihat bagaikan slow motion. Anak kecil itu mulai menarik dan menahan nafas, 3 detik kemudian sesuatu mirip pisang goreng meluncur dari pantat anak itu dengan mulusnya.

Sedetik, dua detik, saya dan mama tidak bereaksi, kami hanya menelan ludah ketika melihat ‘pisang goreng’ itu tergeletak di lantai. Kemudian, si anak diangkat sama ibunya, pantatnya yang terlihat itu dilap dengan tissue, lalu mereka kembali makan seperti biasa, seolah tidak ada peristiwa menjijikkan yang baru saja terjadi. Si ‘pisang goreng’ masih teronggok di situ dengan bentuk yang sama sekali tidak artistik.

Kalimat pertama yang datang dari mama saya adalah, “Enggak usah dilihat. Ayo makan lagi…” Sementara itu saya hanya mengumpat dalam hati, “Watdefak!!!!” dan kembali makan.

Yah, untunglah kami berdua tidak mudah terpengaruh dengan hal seperti itu.

Beware people!

Febi, yang masih mencoba menghapus bentuk ‘pisang goreng’ itu dari ingatan

Posted by: arfebrina | March 13, 2013

Jalan-jalan Mengitari Beijing : Tempat Wisata

HEYHOO, Temans!!

Jadi, sebagaimana disarankan oleh WordPress, tampaknya postingan saya yang paling banyak dikunjungi adalah mengenai belanja di Beijing. So, this time, also based on my friend request, saya akan membahas mengenai tempat-tempat wisata terkenal yang ada di Beijing. Here it goes!

1. Kompleks Tian An Men dan Forbidden City/ Go Gong

Kedua tempat ini paling gampang dituju karena letaknya bersebarangan. Tinggal naik subway line 1 dan anda sekalian bisa turun di West atau East Tian’An Men untuk mencapai tempat ini. Di Tian’An Men, selain foto-foto di tanah lapangnya dengan latar belakang foto raksasa Mao Zhidong dan gedung parlemen, bisa juga mengunjungi ‘makam’ Mao Zhidong (yang antrinya panjang bangeeeettt).

Di Forbidden City, sebenernya agak boring siih, soalnya klo enggak pake guide kita enggak akan tahu arti tiap gedungnya apa dan gedungnya itu banyaaak banget. Selain itu tempatnya juga besaaaaar banget. Di dalamnya juga ada beberapa museum, seperti museum jam dan museum keramik, hanya saja untuk masuk ke dalamnya ada biaya tambahan lagi.

Nah, di dekat kompleks ini ada juga National Centre for the Performing Arts Building yang bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Bentuk gedungnya seperti telur. Saran saya kunjungi gedung ini di malam hari karena cahaya lampunya membuat gedung ini terlihat lebih cantik.

Kalau mau jalan atau naik bus lebih jauh lagi, anda bisa sekalian mengunjungi kompleks perbelanjaan Wangfujing dan makan malam di Quanjude Beijing Kaoya.

2. Summer Palace / Yuan Ming Yuan

Seperti namanya, tempat ini paling enak dikunjungi ketika musim panas, apalagi saat bunga teratai di danau-nya mekar. Kita juga bisa menikmati bersantai di Long Corridor atau naik Dragon Boat mengelilingi danau. Kalau niat olahraga, bisa juga naik ke Pagoda-nya (yang biasanya saya skip karena terlena dengan udara sejuk di Long Corridor).

Selain Summer Palace yang utuh, ada juga reruntuhannya yang bisa dikunjungi, yaitu The Ruin of Yuan Ming Yuan. Kalau Summer Palace yang utuh sangat kental dengan arsitektur China klasik, reruntuhan Yuan Ming Yuan mempunyai unsur-unsur Victorian classic.

Karena dulu kampus saya dengan Summer Palace, saya sering ke tempat ini naik sepeda. Kalau mau naik bus ada bus no 331 dan 375, lalu bisa juga naik subway line 4.

3. Temple of Heaven / Tian Tan

Tempat wisata favorit saya! Selain karena di sini bisa berinteraksi dengan para Beijing’s Older native, Temple of Heaven enggak bikin capek jalan karena tempatnya enggak terlalu luas. Meski demikian, Temple of Heaven punya taman-taman indah dan tiga point utamanya mempunyai cerita yang menarik. Yang tidak boleh dilewatkan di Temple of Heaven selain 3 point utamanya adalah bermain dengan kakek nenek di koridor panjang sebelum pintu masuk, bisa main badminton ataupun dansa bersama.

Untuk menuju Temple of Heaven bisa menggunakan Subway line 5 dan turun di TianTanDongMen.

4. Complex of Olympic Stadium

Kompleks yang didirikan khusus untuk Olimpiade Beijing 2008 ini terdiri dari National Stadium yang berbentuk seperti Bird Nest, National Aquatics Centre yang tampak luarnya seperti sisik ikan, National Indoor Stadium dan Olympic Sport Centre. Saya mengunjungi kompleks ini pada akhir September, di mana angin berhembus sepoi-sepoi dan kebetulan langit Beijing sedang bagus. Saya juga pernah bermalam natal di sini, cuacanya dingin banget namun terbayar dengan pohon natal raksasa yang cantik dan lampu-lampu di stadium-stadium yang berwarna-warni.

Untuk mencapai tempat ini caranya gampang karena ada jalur subway khususnya, yaitu Line 8 dan turun di stasiun terakhir.

5. Badaling Great Wall

Badaling Great Wall adalah Great Wall yang paling banyak dikunjungi oleh turis karena medannya yang tidak terlalu berat seperti di Mutianyu atau Simatai apalagi Jinshanling. Di sini ada short course dan ada long course, kalau short course belok ke kiri dan long course ke kanan. Kebanyakkan orang akan mengambil long course karena dulu pernah dipakai shooting Jacky Chan dan dikunjungi Obama (alasan yang enggak nyambung.. err..). Lalu, selain berfoto dengan latar belakang tembok China yang termasyur, bisa juga berfoto dengan latar belakang bukit bertuliskan “Beijing Welcomes You” yang dulu dibuat untuk menyambut Olimpiade 2008.

Nah, untuk kalian yang berpikir bagaimana cara mencapai Badaling Great Wall tanpa naik taksi atau ikut tur yang mahal, ada cara murahnya kok. Pertama-tama naik Subway Line 2 dan turun di Jishuitan Station, lalu keluar di Exit A. Keluar lalu berbeloklah ke kiri untuk menuju Deshengmen Arrow Tower dimana anda akan naik bis no. 919 (warna hijau putih) untuk menuju Badaling. Biasanya akan ada semacam ibu-ibu kenek yang berteriak-teriak, “Badaling, Badaling!!”. Ongkos naik subway adalah 2 RMB (4 RMB roundway) dan naik bus 919 adalah 12 RMB one way (atau 4.8 RMB by Beijing Transportation Card). Bis ini akan berhenti sedikit jauh dari pintu masuk, anda harus berjalan kaki sekitar 10 menit untuk mencapai pintu masuknya.  

Untuk setiap tempat wisata yang saya sebutkan di atas, anda akan dikenakan biaya 20 – 65 RMB untuk tiket masuk, tergantung weekdays atau weekend. Kalau anda punya student card, biasanya bisa lebih murah setengah harga. Hehehe…

Untuk transport, ada yang namanya Beijing Transportation Card. Kartunya berwarna biru dan untuk pembelian pertama harganya sekitar 30 RMB, tapi belum termasuk isinya. Dengan kartu ini, naik bis bisa lebih murah sekitar 40% (harga tiket bis sekitar 0.2 – 1 RMB), tapi harganya sama saja untuk Subway (2 RMB)

Okay, untuk saat ini cukup sekian informasi yang saya berikan. Jika ada tempat wisata yang ingin dikunjungi di Beijing dan minta petunjuk arah dari saya, please ask by commenting below. Saya akan coba untuk mencari tahu dan menjawabnya.

Next issue adalah how to go to the shopping place!! So, stay tune!!

May the Force Be With You!

Febi

Posted by: arfebrina | January 21, 2013

IMHO : Notable 2012 Movie List

The Raid (Indonesia). Rurouni Kenshin (Jepang), Modus Anomali (Indonesia)

The Raid (Indonesia). Rurouni Kenshin (Jepang), Modus Anomali (Indonesia)

Yosh!! Saya tahu saya telah meninggalkan blog ini dari bulan… eng… sorry, I lost my count. The point is… I’m back now…! Yaaaayy!!

Di awal tahun 2013 yang dingin ini (Jakarta memang lagi dingin di musim hujuan ini… Brrrr…), saya akan memberikan daftar film yang bagi saya sangat memorable (dalam artian yang baik) dan sangat saya nikmati sepanjang tahun 2012.

Daftar film berikut ini merupakan campuran dari segala jenis film yang saya tonton tahun 2012, enggak hanya film barat, tapi juga film Indonesia dan lainnya. Ikimashou!!

the raid1. The Raid

Seperti yang sudah pernah saya bahas di beberapa postingan sebelumnya, The Raid adalah film fantastic yang sangat menghibur. Biasanya saya sangat cerewet jika ada film tanpa plot yang jelas atau acting yang kaku. Namun, ketiadaan semua itu di The Raid digantikan dengan adegan action tanpa jeda yang membuat kita menarik nafas dan bahkan bertepuk tangan setiap kali Rama (Iko Uwais) selesai bertempur dengan musuh-musuhnya. Rasanya tidak sabar menunggu rilis sekuel film ini, Berandal, yang sudah mulai syuting bulan Januari ini.


Chronicle

2. Chronicle

Mungkin Chronicle tidak bisa dibandingkan dengan film-film superhero kelas atas lainnya, tapi Chronicle jelas jauh lebih membumi dengan permasalahan remaja yang cenderung lebih gelap. Mulai dari bullying, parenting and friendship. Sebuah film tidak biasa tentang kekuatan super yang sangat pantas mendapat apresiasi lebih.

 

TAS3. The Amazing Spiderman

If you have read my review about this movie, then you will completely understand why this movie is listed here. Dibandingkan Dark Night Rises yang kelam, The Amazing Spiderman jauh lebih menyenangkan. Dengan Peter Parker yang menurut saya jauh lebih segar, lebih lucu dan lebih fun! The Amazing Spiderman menjadi film superhero favorit saya tahun ini, terlepas dari kerennya The Avengers dan epic-nya Dark Night Rises.

 

Modus Anomali

4. Modus Anomali

Proudly present my favorite Indonesia movie of the year! Terlepas dari fakta bahwa saya follower Joko Anwar di twitter dan belum nonton Lovely Man, film seperti Modus Anomali adalah tipe film favorit saya. Membuat anda memutar otak dari awal sampai tengah film dan akhirnya mendapat kejutan tak terduga. Meskipun ada kekurangan, semisal bosan di tengah-tengah film, tapi percayalah, anda tidak akan menyesal ketika mengetahui endingnya.

 

ace attorney5. Ace Attorney

Jika biasanya film-film tentang pengadilan digambarkan kelam dan serius, tidak dengan Ace Attorney. Dengan kejenakaan khas Jepang, cerita yang penuh dengan twist dan gaya rambut yang aneh, Ace Attorney memikat dengan kekuatannya sendiri. A nice twist of Japanese cinema.

 

 

cabin6. Cabin in the Woods

Harus saya katakan saya bukanlah penggemar film slasher dengan formula itu-itu saja. Tapi, saya cukup bersenang-senang dengan apa yang ditampilkan oleh Cabin in the Woods. Selain karena sarkasme-nya dalam menyindir formula film horror yang sudah ada, film ini juga bagai reuni untuk segala makhluk horror yang pernah muncul, mulai dari Warewolf sampai Unicorn. Still cannot forget that elevator scene until now!

 

The Perks of Being a Wallflower

7. The Perks of Being Wallflower

I love the simplicity in this movie and how they make this movie feels so real and touching. Sangat terasa nuansa indie dan kelam-nya di beberapa adegan, tidak mengurangi betapa fun-nya film ini. Terutama aura friendship antara Charlie-Sam-Paul yang sangat terasa tanpa perlu mengumbar quotes semacam ‘best friend forever’ yang cheesy.

 

Rurouni Kenshin8. Rurouni Kenshin (aka Samurai X)

Harus dibilang film ini semakin mengukuhkan fakta bahwa Hollywood harus berhenti membuat live action dari anime / manga dan menyerahkannya kepada Jepang. Setelah Deathnote, Rurouni Kenshin adalah live action yang mampu mengcover eskpektasi fans tanpa harus menjadi terlalu komikal. Film ini terasa real dengan cerita dan karakterisasi yang dibangun dengan baik, adegan action yang membuat mata tak berkedip dan cast yang terasa pas di setiap lini. One of the best manga adaptations ever made!

Sepertinya tahun ini hanya ini yang dapat ‘menggugah’ saya. Film-film lain yang jadi talk-of-the-town seperti ‘Life of Pi’, ‘The Hobbits’, ‘Les Miserables’ dan ‘Lovely Man’ belum sempat saya tonton *crying hard*. Lalu, film yang saya ekspektasi tinggi seperti ‘Upside Down’ ternyata tidak membuat hati saya tergugah. Jadi, ada kemungkinan  list film di atas akan saya update lagi yaaa… Hehehe…

Do you like my list? Or, hate it? Disagree or agree? Anything you wanna add? Share with me in the comment box… =D

May the Force Be With You,

Febi

Posted by: arfebrina | August 13, 2012

Movie IMO : Total Recall (2012)

WARNING! It might contain spoiler, reader discretion is advice.

Story:

Di masa depan, tempat yang dapat ditempati di Bumi semakin sedikit karena perang. Tersebutlah hanya ada United Federation of Britannia (UFB) dan The Colony. Tersebutlah Douglas Quaid, seorang pekerja pabrik di UFB yang merasa hidup yang dijalaninya bersama istrinya, Lori terasa terlalu membosankan, ditambah ia selalu dihantui mimpi dimana ia bertemu seorang wanita jagoan. Sampai akhirnya ia memutuskan untuk menjalani Rekall, yaitu suatu proses di mana sebuah mesin akan menanamkan memori yang orang itu inginkan. Doug memilih agen rahasia sebagai Rekall-nya dan tak dinyana Rekall malah mengaktifkan memori tersembunyi di dalam otaknya.

Verdict:

Saya tidak pernah menonton Total Recall versi Arnold Schwarzenegger, yang katanya lebih mengacu kepada komedi satir, jadi saya tidak akan membandingkan versi ini dengan versi terdahulunya.

Hal pertama yang membuat saya kagum ketika menonton filmnya adalah design masa depan yang ditampilkan; rumah di atas langit, mobil yang bisa melayang, kalung perubah wajah dan tentunya polisi robot. Membuat saya berpikir-pikir Collin Ferrel cs pasti pusing setengah mati karena harus kerja dengan green screen sepanjang waktu.

Len Wiseman juga berhasil memberikan penonton serentetan adegan action menawan yang seolah tiada henti. Mulai dari kejar-kejaran dengan mobil terbang adegan baku hantam sampai ledakan semuanya komplit ada di sini. Bisa dibilang full package action yang menyenangkan untuk dilihat secara visual. Adegan favorit saya adalah perkelahian antara Quaid, Lori dan Melina di dalam lift.

Para pemain di film ini juga cukup apik, terutama Kate Beckinsale yang sangat berkarakter senggol-bacok dengan aksi yang tidak tertebak. Mungkin karena itu saya lebih merasakan chemistry antara Collin-Kate dibanding Collin-Jessica. Love-to-hate relationship indeed more interesting than conventional love.

Namun, sepertinya hanya itu sajalah yang diberikan oleh film ini, atau mungkin saya yang berharap lebih. Karena, menurut saya Rekall-nya itu sendiri tidak ditonjolkan dalam film ini. Tidak ada kebimbangan antara nyata atau tidak nyata yang dirasakan si tokoh utama, ia hanya mencari jati dirinya yang sebenarnya. Kalau judulnya bisa diganti mungkin judulnya lebih baik menjadi “Hauser Supremacy”, karena hanya mengisahkan tentang intel yang hilang ingatan. Padahal saya berharap Quaid (dan penonton) dapat dibuat terombang-ambing antara kenyataan dan dunia Rekall. Satu lagi yang hilang adalah twist, tidak ada fun twist di akhir film dan itu membuat saya berkata, “Just it?!?” There is no wandering and gasping at the end of the movie. Sayang sekali…

PS: Lama-lama gue jadi movie blogger juga, niiih… -____-

From the Core of the Sun,

Febi, yang sedang melayang tanpa gravitasi

 

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 101 other followers